Kabar membanggakan kembali menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Al-Fatah Natar, Lampung Selatan. Setelah sebelumnya sukses mengantarkan belasan santri melalui jalur prestasi, kali ini madrasah kembali mencatatkan keberhasilan gemilang pada pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Sebanyak 10 santri terbaik dinyatakan resmi lolos dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman mereka.
Keberhasilan ini melengkapi peta sebaran alumni MA Al-Fatah di kampus-kampus papan atas nasional. Universitas Lampung (Unila) masih menjadi destinasi favorit dengan menerima 7 santri di berbagai program studi strategis. Sementara itu, 3 santri lainnya sukses melompat lebih jauh dengan menembus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), hingga Politeknik Negeri Cilacap di Jawa Tengah.
Dobrak Stigma: Hafiz Al-Qur'an Kuasai Teknologi Masa Depan
Ada hal luar biasa yang sekaligus mematahkan asumsi lama masyarakat mengenai dunia pesantren. Keberhasilan M. Raihan Deco yang menembus rumpun keilmuan spesifik Sains Lingkungan Kelautan di ITERA, serta Hafidzul Ihsan Habibullah yang sukses diterima pada program studi langka dan kompetitif Rekayasa Keamanan Siber di Politeknik Negeri Cilacap, menjadi pembuktian kelas berat.
Keduanya merupakan alumni tulen dari Lembaga Tahfidz Al-Fatah (LTA). Fakta bahwa seorang penghafal Al-Qur'an mampu melompat ke sektor teknologi tinggi dan sains mutakhir adalah bukti nyata bahwa santri kita tidak lagi gagap teknologi. Al-Fatah berhasil membuktikan bahwa integrasi antara kekuatan spiritual menghafal Al-Qur'an dan penguasaan literasi digital bukanlah hal yang mustahil, melainkan sebuah sinergi yang melahirkan generasi masa depan yang adaptif dan visioner.
Sinergi Zakat dan Prestasi Akademik
Selain kebanggaan di bidang sains dan teknologi, dari 10 santri yang dinyatakan lolos jalur tes ini, 5 di antaranya merupakan santri awardee (penerima) Beasiswa Santri BAZNAS tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa program pendampingan intensif, mulai dari bimbingan belajar khusus bersama SSC Bandung hingga pelaksanaan Try Out berkala yang difasilitasi oleh dana zakat, benar-benar memberikan dampak nyata (outcome) pada daya saing akademik santri di tingkat nasional.Berikut adalah daftar resmi santri MA Al-Fatah yang dinyatakan lulus UTBK-SNBT 2026:
| No. | Nama | L/P | PRODI | PTN |
|---|---|---|---|---|
| 1 | ATHA GHALIH HASANO | L | PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 2 | AURA IQOMATUL HAQ SYAHROZA | P | BUDIDAYA PERAIRAN(Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 3 | DESVITA AWALUNNISA | P | PEND. FISIKA (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 4 | FARDATUS SA'DIYAH | P | PGSD (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 5 | FITRIA RAMADANI | P | PGSD (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 6 | GHIFARRA KAFFA AZARIN | P | HUKUM (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 7 | NAZLA QOTRUNNADA | P | PENDIDIKAN KIMIA (Sarjana) | UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA |
| 8 | TRIYA PUJI ASTUTI | P | TEKNIK GEOLOGI (Sarjana) | UNIVERSITAS LAMPUNG |
| 9 | M. RAIHAN DECO | L | SAINS LINGKUNGAN KELAUTAN (Sarjana) | INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA |
| 10 | HAFIDZUL IHSAN HABIBULLAH | L | REKAYASA KEAMANAN SIBER (Sarjana Terapan) | POLITEKNIK NEGERI CILACAP |
Ungkapan Syukur dan Apresiasi dari Santri
Rasa haru dan bangga terpancar dari para santri yang berhasil melewati ketatnya persaingan UTBK, salah satunya diungkapkan oleh Ghifarra Kaffa Azarin, santriwati penerima beasiswa BAZNAS yang sukses menembus Program Studi Ilmu Hukum Universitas Lampung.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat diterima jalur SNBT di fakultas tersebut. Keberhasilan ini tidak luput dari dukungan orang tua, guru, dan pastinya beasiswa BAZNAS yang saya terima selama ini. BAZNAS telah banyak membantu dan mendukung saya dalam meraih cita-cita," ungkap Ghifarra penuh haru.
"Untuk Lembaga BAZNAS, terima kasih atas beasiswa yang saya terima. Harapannya, beasiswa ini dapat terus berjalan dan manfaatnya dirasakan oleh siswa-siswi Indonesia lainnya yang membutuhkan. Jazakallah khoiron katsiron," pungkasnya.
Apresiasi Mendalam dari Wali Santri
Keberhasilan ini juga mendatangkan rasa haru yang luar biasa bagi para orang tua wali murid. Ungkapan terima kasih yang mendalam disampaikan oleh Bapak Rustam Effendi, orang tua dari Hafidzul Ihsan Habibullah, atas dedikasi tanpa lelah yang diberikan pondok pesantren dalam membimbing putranya hingga menembus jenjang perguruan tinggi nasional.
"Kami sekeluarga mengucapkan Jazakumullah Khayran Katsiran, terima kasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan, arahan, dan dukungan yang telah diberikan oleh Pondok kepada putra kami. Berkat kesabaran, metode belajar yang efektif, dan motivasi dari seluruh pengajar, putra kami berhasil diterima di Universitas Politeknik-Cilacap," tulisnya dalam pesan penuh apresiasi.
Ia juga menyelipkan doa terbaik bagi masa depan institusi, "Semoga Ponpes Al Fatah semakin maju, terus mencetak generasi berprestasi, dan menjadi tempat belajar yang amanah bagi para santri."
Pihak manajemen MA Al-Fatah mengucapkan selamat kepada seluruh santri dan para orang tua yang telah mendoakan tanpa henti. Perjuangan panjang dari hulu ke hilir—mulai dari bimbel, survei lokasi ujian hingga pelaksanaan tes pada April lalu—kini telah berbuah manis. Bagi santri yang belum berkesempatan lolos di jalur SNBT, madrasah berkomitmen untuk terus mengawal dan mendampingi pada jalur-jalur seleksi berikutnya. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus mempertahankan tradisi juara di MA Al-Fatah.
