Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia warga pondok dan masyarakat ikuti Upacara bendera di lapangan Gaza Al-Muhajirun Rabu (17/8).

Upacara ini diikuti dengan khidmat oleh seribuan santri dari tingkat PAUD, RA, MI, MTs, dan MA juga oleh Mahasiswa, dewan guru dan masyarakat dusun Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan.

Dalam amanatnya pembina upacara Ust. Abdullah Muthallib, S.Pd. yang juga pembina Pondok Pesantren mengingatkan untuk selalu bersyukur kepada Allah atas kemerdekaan ini, dan hendaknya kita memahami artii kemerdekaan yang sejati yaitu tauhid kepada Allah.

"Kemerdekaan itu sejatinya adalah terbebasnya seorang hamba dari segala bentuk kesyirikan dari jalan fitrah, dan dari segala bentuk kehidupan yang tidak bersumber dari Allah dan Rasul-Nya." tegasnya

Beliau juga menegaskan bahwa penjajahan banyak corak dan ragamnya, diantaranya adalah penjajahan Iblis yang akan menjajah manusia menjadi bujuk rayunya, juga nafsu dan syahwat yang selalu mengajak kepada kejelekan.

Upacara pengibaran bendera dilaksanakan oleh pasukan pengibaran bendera (Paskibra) santri ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah dengan jumlah 28 orang santri tingkat MTs, MA dan LTA.

Setelah pelaksanaan upacara, santri-santri mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyemarakkan perayaan HUT RI ke-77 di masing-masing lembaga pendidikan yang ada.


Lebih baru Lebih lama