Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung sukses menggelar agenda Tasyakur Kelulusan Santri tahun ajaran 2025/2026 pada Ahad (19/4). Acara yang dihadiri oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia ini menjadi momentum refleksi atas capaian akademik dan spiritual para santri selama menempuh pendidikan di bumi Al-Fatah.
Statistik Kelulusan dan Komposisi Santri
Tahun ini, Pondok Pesantren Al-Fatah melepas 96 santri lulusan. Secara administratif, angkatan ini berjumlah 97 santri, namun doa dan penghormatan khusus dipanjatkan untuk almarhum Abdan Al-Muqorrobin bin Arifin (asal Bangunrejo, Lampung Tengah) yang telah mendahului kembali ke rahmatullah sebelum hari kelulusan.
Adapun rincian komposisi lulusan berdasarkan jenjang dan peminatan adalah sebagai berikut:
Total Wisudawan : 96 Orang, Muslimin 49 santri, Muslimat 47 santri
Rincian Per-Satuan Pendidikan:
- Madrasah Aliyah (MA): 22 santri (Min) dan 32 santri (Mat).
- Lembaga Tahfidz Al-Fatah (LTA): 27 santri (Min) dan 15 santri (Mat).
Capaian Tahfidz dan Prestasi Akademik
Keberhasilan program pendidikan di Al-Fatah kembali terbukti dengan lahirnya 7 Santri Hafidz 30 Juz. Prestasi ini menjadi mahkota bagi angkatan 2026, membuktikan bahwa kurikulum pondok mampu menyeimbangkan antara ilmu syar'i dan ilmu umum.
Di jalur akademik luar pondok, para santri juga menorehkan prestasi membanggakan dalam seleksi perguruan tinggi negeri:
- Lulus Jalur SNBP: 12 santri.
- Lulus Jalur SPAN-PTKIN: 26 santri.
- Terdapat 8 santri yang berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan lulus di kedua jalur tersebut (SNBP dan SPAN-PTKIN).
Kehadiran Dubes Palestina: Semangat Ukhuwah Internasional
Hadirnya Duta Besar Palestina menambah kekhidmatan acara. Kehadirannya menjadi pengingat bagi para lulusan tentang pentingnya solidaritas umat Islam global. Dubes Palestina memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Al-Fatah dalam mencetak generasi penghafal Al-Quran yang juga melek terhadap perkembangan akademik nasional.
Menuju Pengabdian Baru
Meski diiringi rasa haru atas mengenang ananda Abdan Al-Muqorrobin, suasana optimisme tetap terpancar. Pihak pondok berharap bekal hafalan Al-Quran dan kelulusan di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit ini menjadi wasilah bagi para santri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

